Senin, 14 Juni 2010


harus bagaimanakah menggambarkan mu?
jika sekali saja aku mataku tak pernah menangkap bayangannya?

maka ku biarkan anganku terbang

ku petik indahnya rembulan
dan kutempelkan menjadi paras wajahmu
ku jumput sayu mentari senja
dan kupasang sebagai mata indahmu
ku gapai bunga mayang yang terurai
dan ku pakai sebagai indah rambutmu
ku cari bintang gemitang paling cemerlang
dan menjadikannya cerlang bening matamu
ku selami laut demi mutiara putih bersih
yang akan menjadi putih manis gigimu
yang menyembul di antar bibir tipis mu
dalam bunting bunga padi kubayangkan betis mu
dan dari si kumbang kemit yang lincah
kuminta indah pinggang rampingmu

serasikah jika pada lincahnya kijang
ku tempatkan riang lenting tubuhmu?
ataukah pada macan betina
ku temukan gemulai langkahmu?

akhirnya anganku yang melambung terlalu tinggi,
harus jatuh
terpuruk dalam pilu
demi rindu
melihat indahnya dirimu
yang hanya bisa ku-iba-kan
dari mu... pelita hatiku..
untuk boleh kunikmati sendiri indahmu...

Kau


'kau"

"kau" katamu
ya itulah kau, kekasih... katamu
"yang membuatku bahagia... saat ini"

"terima kasih masih ada rindu untukkku
masih ada cinta yang sama seperti sedia kala
untuk aku... "

"satu hal ku minta padamu... biarkan aku tetap ada dalam hatimu
sekarang dan selamanya... walau saat ini hanya bayangan ku yang menemani hari-hari mu"

Sabtu, 12 Juni 2010

ketika hampa adalah tanda


ku coba temukan
sekecap kata
dalam hening nan hampa
ternyata
hanya detak jantungku sendiri
dan gericik gerimis
yang jatuh di musim yang salah

pada hujan salah masa
kutanya akankah kutemukan
sekecap kata
dalam hampa
ketika kau kembali tiada

mungkinkah hampa ini pertanda
tiadamu slamanya...
mungkinkah hampa ini pertanda
harus kusiapkan hati
untuk melepas segalanya...
namun ijinkah...
masih kusimpan sedikit asa
untuk kita berjumpa
walau mungkin di kehidupan yang berbeda...

Rabu, 09 Juni 2010

pasrah.. jauh.. semakin ... jauh (kah?)


jauh semakin jauh
terayun langkahku dalam anganku
kini hatiku telah terpaku
melebur dan menyatu
di dalam bayangan cintamu

ragu kujabat tanganmu
dan kau bisikan
selamat berpisah
sempat hatiku
telah menyerah
dalam cinta yang basah
dalam dirimu pujaan hati

karna apa yang telah menimpa ku oh Tuhan
bahagia seakan selalu enggan menyapaku
kini sempurna sudah
kepedihan
di hatiku....

sepi semakin sepi
hati yang lelah dalam mimpi
tiada harapan bersemi lagi
semuanya memudar
luluh dalam kedukaan hati.

terpikat


sejuknya...desah angin senja
menghantar kehadiranmu di hatiku
lewat pesona hati yang kau taburkan

dengan keluhuran... nikmat cinta kasih...
cahaya hati.. yang padam kau nyalakan
sejuta duka pun terpisahkan
kau jadi jadi rinduku

jalanan panjang di depan ku
mampu ku tempuh karena hadir-mu
peranmu dalam jiwaku...
menjemput angan di hati 'tuk bersatu
curahkan lah kata hatimu agar terhapus segala raguku
jujurlah pada hatimu
itu pintaku...

rembulan
dan kerlip gemitang
restu ilah kisah ini
dan saksikan
betapa hati telah terpaut
dan kian merindu....

cintaku...


semesra dalam dekapan
bersimpuh dalam lamunan
kuncup bunga mekar sudah
menghibur hati yang resah
menangis gelisah

bayangan pesona semesta
membayang nan merah
indahnya hidup ini
serasa di buai mimpi
secercah surgawi

pernahkah
kau rasakan jua
nikmat alam semesta
buang nan indah merona
semerbak merasuk sukma
tenggelam dalam rasa

Rabu, 12 Mei 2010

teh sore & jeruk nipis


ku sediakan
teh sore campur jeruk nipis untuk mu
agar engkau tahu
aku tak pernah melupakanmu

ku sediakan
teh sore campur jeruk nipis untukmu
agar engkau merasaiku
dan selalu rindu padaku

akan selalu
kusediakan teh sore untukmu
sampai tiba saat nya
giliranmu membuatkannya untukku
di suatu sore yang syahdu
dan aku pun bisa merasai harum mu