Tampilkan postingan dengan label puisi mentari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi mentari. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2011

Kau Tak Tahu ...


Kau tak tahu, aku rindu
Meskipun mengalir sajak-sajak kecil 
yang mencari muaranya, kamu
Meskipun mengalir air mata deras 
yang menjadi penyebabnya, kamu


Kau tak tahu, aku rindu
Bahkan ketika jemariku 
tak mampu menyentuhmu
Bahkan saat tatapanku 
tak mampu menyentuh bayangmu


Kau tak tahu, aku rindu
Kau tak tahu seberapa kuat 
sayatan resah yang dihasilkan rindu


Dia keluarkan pisaunya!
Dia sayat sesukanya!
Se-enak jidatnya!
Semau-maunya!
Aku tersiksa
Aku sekarat


Kau tak tahu, aku rindu
Kau mungkin tak mau tahu, bahwa aku rindu

Kamis, 01 Desember 2011

ingin ku

aku tahu
waktunya sudah dekat
untuk menjemput impian
yang akan menjelang

dan inginku
aku ada di dekatmu
ijinkan aku
merasakan gelisahmu
merasakan bahagiamu
merasakan tawa dan tangismu

aku tahu
waktunya sudah dekat
impian itu sudah di ujung kelokan sana
dan sebentar lagi menyongsongmu

dan inginku
aku ada di sisi mu
menggengam jemari mu
sebelum hilang kesadaranmu
meyakinkanmu bahwa semua akan baik-baik saja
meyakinkanmu bahwa aku selalu ada

aku tahu
waktunya sudah dekat
ku ingin habiskan satu malam bersama mu
sebelum engkau berjuang
demi darah dagingmu
agar bisa kuhibur dirimu
agar bisa kuceritakan anekdot lucu
agar bisa kunyanyikan sebuah lagu cinta sendu
semata agar tiada lagi ragu
semata untuk yakinkan dirimu
kuat dan tabah menyambut
impian mu

Selasa, 22 November 2011

Aku ingin memelukmu

Aku ingin memelukmu
Walau rengkuhan jarak itu tak pernah mengizinkan kita bertemu
Aku ingin memelukmu
Walau jemari kita belum saling menggenggam sampai detik ini
Aku ingin memelukmu
Walau kita belum saling tahu dan bertemu
Aku ingin memelukmu
Saat kamu kelelahan menjalani riuhnya aktivitas
Saat kamu rapuh dan menangis
Saat kamu merasa bahwa dunia terlalu keras untuk kau jalani sendiri
Saat kamu mengira tak seorangpun yang peduli pada perasaanmu
Aku ingin memelukmu
Saat pertama kali aku membuka mata dari tidur lelapku
Saat hanya kamu yang kulihat dibangun pagi hariku
Aku ingin memelukmu
Di bawah hangatnya sinar mentari pagi
Di bawah teriknya surya yang meradang garang
Di bawah redupnya matahari kala senja
Di bawah sinar rembulan dengan hiasan bintang dilangitnya
Aku ingin memelukmu
Saat angin dengan nakalnya menggelitikmu dan meniup lembut rambutmu
Aku ingin memelukmu
Saat langit sedang menenun benang-benang hujan
Lalu kita saling berpeluk di bawah deras rindunya
Hanya berpayung rambut basah dengan balutan senyum bahagia
Sungguh, aku mencintaimu
Aku ingin memelukmu, sampai Tuhan memeluk kita :)

Aku ingin memelukmu ..di bawah deras rintik rindu

Senin, 14 November 2011

satu yang ku suka

satu yang ku suka darimu
kau selalu membuatku tersenyum
kala duka menyergapku...

satu yang ku suka darimu
kau selalu datang
dengan membawa sejuta cerita
yang seakan tak pernah habisnya

satu yang ku suka darimu
kau selalu ada
ketika aku butuh
kau selalu mau mendengar
ketika aku bercerita
kau selalu mengerti
ketika aku ingin dipahami...

satu yang ku suka darimu
kau selalu ada
walau adamu hanya untuk
menyapa:
halo bagaimana kabarmu hari  ini?
semua baik kan?

dan maafkan
aku tidak selalu bisa membalas
sapa mu

ku harap kau baik-baik saja
walau sekarang
hanya hening
yang menemani mu....

Sabtu, 05 November 2011

masih ku ingat

masih ku ingat
katamu
"doakan aku
ketika kau merindukanku"

masih ku ingat
katamu
"jangan pernah lupa,
aku akan selalu mencintaimu"

masih ku ingat
katamu
"dalam gelap malam
dapat ku gambarkan wajahmu"

masih ku ingat
katamu
"dalam setiap pejamku
selalu ada kau di situ"

masih ku ingat
katamu
"aku selalu buatkan teh sore untukmu
sekedar pelampiasan rasa bertemu,
secangkir teh dalam wadah lucu,
selalu tersaji untukmu
walau hanya aku dan kamu yang tahu"
masih ku ingat... peluk hangatmu... dalam remang cahaya rembulan

Jumat, 04 November 2011

hujan semalam

hujan semalam
mengingatkan ku padamu
mengapa tiba-tiba
aku merindukan mu
mungkin ini pertanda
sudah terlalu lama
tak pernah ku dapati dirimu

hujan semalam
mengingatkan ku padamu
ketika bayanganmu
menghilang di tingkungan jalan itu

hujan semalam
mengembunkan rindu di pagi ini
yang tak seperti kabut pagi
yang sekarang ada lalu hilang oleh hangat mentari

hujan semalam
menegaskan rasa itu
aku sangat merindukanmu
hujan semalam, membuatku sangat merindukanmu

Selasa, 01 November 2011

kerling-mu

kerling-mu mengingatkan ku
ketika di suatu waktu
cinta hening singgah di hatiku
dan sejak itu tiada waktu tanpa rasa itu

dari sudut mata yang sama
ber-butir bening sendu telah jatuh
ketika cinta hening tak jua berlabuh
ketika sauh urung ditambatkan
dan sebuah hati tetap terombang-ambing
dalam gelora hati

dari sudut mata yang sama
terpancar gamang itu
akankah layar asmara terkembang lagi
menyusuri lautan rasa yang lebih dalam
yang sama misteriusnya dengan malam yg kelam?


kerling mu
menggejolakkan hati yang memandangmu
ketika jiwa terjebak ingin memberontak
lepaskan jiwamu
terbanglah tinggi menuju mentari
yang secerah harapan cinta yang kau nanti

ijinkan aku melihat
dari sudut kerling mata yang sama
berbulir cahaya bening bahagia
ketika hati bertemu dengan cinta
di pantai sunyi bernuansa jingga
kau labuhmu bidukmu untuk selamanya...

Kamis, 04 November 2010

akhiri dengan indah.


kalau pun harus berakhir
ku mohon
akhiri semua ini dengan indah
sebagaimana dulu
engkau memulainya...


kalau pun harus usai
ku mohon
sudahilah semua ini dengan gembira
sebagaimana dulu
engkau memulainya...


aku akan bahagia
aku akan rela
kalau semua ini harus usai
asal kau tetap indah
asal kau tetap bahagia...

sebagaimana adanya dirimu
indah dan bahagia...

biarlah sejarah menjadi milik zaman
biarlah masa lalu lenyap dalam kabut kelabu..
biarkan segala rasa terpuruk
remuk bersama waktu yang berlalu...

ku minta
setiap kenangan kebersamaan kita
menjadi senyum di pagi yang penuh kabut cinta
ku minta
setiap ingatan akan diriku
menjadi senyum di sore yang ceria
saat secangkir teh hangat kau teguk dengan terpejam mata

biarlah ini semua usai
biarlah semua ini berakhir
namun harus berakhir
dengan indah dan ceria...
dan biarlah kenangan lenyap
bersama deru waktu... yang senyap
senyap sunyi dan hening
sehening cinta kita...



Senin, 23 Agustus 2010

puisi rindu untuk mu

untuk sekian kali ada tanya,
mengapa ada cinta seperti yang terjadi pada kita
kau menjawabnya pasti...
cinta tak perlu alasan
walau kita selalu akan bertanya-tanya...


untuk yang ke sekian kali pula
kau kembali berkata,
"aku mencintai mu, dan itu pasti
meski cinta ini hanya terpendam dalam hati saja"
"tahukah kamu bahwa aku masih dan terus merindumu?

setiap sore saat mengingatmu
sambil menyeduh teh untuk bayanganmu..
hatiku serasa teriris,
ketika sadar bahwa cinta kita
cinta hening semata
namun begitu
jangan kau akhiri cinta ini
walau kau ingin mengakhirnya dengan indah...
dan sesungguhnya aku sangsi
"mungkinkah ada cinta yang diakhiri dengan indah?"

ku mohon padamu
tetaplah di sini
bersama aku
hangatkan ku dengan cintamu
peluk aku dalam rasa mu
hapus air mata rinduku

ku mohon
jangan pergi dan tetaplah di sini
aku tak berani membayangkan
satu hari tanpa kau mencintaiku
aku tak berani
walau hanya membayangkannya

ku tak sanggup
ku tak ingin
kau pergi
ku ingin
kau selalu ada
di saat ku butuhkanmu
selamanya...

Senin, 26 Juli 2010

bukan aku.....


kekasih...
bukan aku melupakanmu
ketika tiada yang sapa
yang menyentuh ujung rindumu...

kekasih
bukan aku menjauh darimu
ketika
tiada lagi kau rasa hangatku

kekasih,
bukan aku tak ingin di sisimu
saat semua serasa hampa karena kau tiada...

namun
tiada daya ku
untuk merengkuhmu
untuk memelukmu dalam hangat cinta
untuk bersanding denganmu di kala senja..

hanya satu yang pasti
aku akan selalu merindukanmu
dan mencintaimu

Selasa, 13 Juli 2010

sebenarnya apa yang kau cari...


sebenarnya apa yang kau cari
mengapa begitu sulit
untuk membuka lembaran baru?
tidakkah kau tahu
bahwa hidupmu terlalu berharga
untuk ditambatkan pada masa lalu...

sebenarnya apa yang kau rindu
ketika hari menjadi terasa semakin sepi
saat satu demi satu sahabat pergi dari sisi,
ketika malam semakin terasa pekat
saat lidah terasa tercekat
tiada dia tempat mencurahkan rasa penat

andai membuka lembaran itu
semudah membuka buku yang baru
tiada perlu rasa seperti disayat sembilu
ketika rindu yg hening hadir di dalam kalbu

andai membuka hatimu itu'
semudah membuka pintu
tentu sebentuk hati baru
segera bertemu dengan cinta sejatinya yang bukan semu
karena terlalu berharga hidupmu
untuk terus ditambatkan pada masa lalu...

memang,
aku berani lancang
karena tak perlu ijin mu
untuk sekedar kata-kata merayu...
karena hidupmu terlalu indah
untuk dibiarkan di-isi oleh resah
di tepi pantai cinta yang basah
sedangkan biduk itu telah menanti dengan tabah...
biar terombang-ambing dalam gelisah
menanti kau datang ... tuk mengarungi samudera cinta
bersama mu
selamanya.....

Selasa, 22 Juni 2010

ku sapa dirimu


kekasihku, ku sapa dirimu
walau ku tahu hanya keheningan
yang 'kan membawa kembali gemanya padaku

ku sapa dirimu
dalam teriakan si bisu yang tercekat
dalam lidahnya yang kelu
yang kadang berujung gelisah tak menentu

ku yakinkan diriku
untuk berjalan dalam kisah ini
menghitung langkah kaki
dalam labirin perjalanan cinta yang panjang
yang kadang membingungkan
dan serasa tak berujung...

sepi menekan hati
ketika hanya detak jantungku dan dengus nafas lelahku
yang menemani dan teringang di sanubari...
inilah kisah kita wahai kekasihku...
kisah dua hati dalam hampa suara
kisah dua hati dalam kabut cinta

ku harap kau mengerti
diri ini terasa sepi
saat menyadari kau tiada lagi
terengkuh dalam pelukan
dan terbang ke atas awan....
dan aku tertinggal di sini
di dermaga cinta kita
sendiri.....

Selasa, 15 Juni 2010



sebentuk wajah
menyembul di antara cahaya rembulan
yang temaram

antara ada dan tiada
membekas bayangannya di mataku
siapakah itu?

apakah dirimu?
oh wajah yang selalu ku rindu
ku iba kan padamu



Sabtu, 12 Juni 2010

ketika hampa adalah tanda


ku coba temukan
sekecap kata
dalam hening nan hampa
ternyata
hanya detak jantungku sendiri
dan gericik gerimis
yang jatuh di musim yang salah

pada hujan salah masa
kutanya akankah kutemukan
sekecap kata
dalam hampa
ketika kau kembali tiada

mungkinkah hampa ini pertanda
tiadamu slamanya...
mungkinkah hampa ini pertanda
harus kusiapkan hati
untuk melepas segalanya...
namun ijinkah...
masih kusimpan sedikit asa
untuk kita berjumpa
walau mungkin di kehidupan yang berbeda...

Sabtu, 08 Mei 2010

kisah kisah


adalah kisah-kisah
kisah yang kudamba tiada lagi terkisah
adalah kisah-kisah
kisah yang kudamba tiada lagi membulirkan air bening di sudut mata yg basah

ku harap tiada pernah
ku dengar lagi kisah
tentang rasa dan cinta
yang akhirnya berujung resah

ternyata ada lagi kisah
kisah pilu yang terpaku di kalbu
kisah berujung duka yang kuharap hanya sesaat saja
namun perih itu pasti akan datang menjelma
seperti pencuri di waktu malam
menyelinap dan mengendap-endap di tengah kebahagiaan

wahai kisah-kisah
mengapa engkau enggan untuk berpisah
tidakkah kau punya hati
untuk seorang insan yang telah lama bergelung dalam sepi

wahai kisah-kisah
mengapa engkau selalu kembali
tiadakah ada setitik embun
untuk nurani yang telah merunduk mohon ampun

ku sesali
mengapa masih ada kisah
yang terbit dalam hati yang telah tunduk pasrah
hati yang seharusnya hanya menikmati yang indah
semoga senja yang sendu memberikan padanya hati yang tabah

Selasa, 04 Mei 2010

pelangi pagi .... (bagi yang harus pergi)


pagi ini berhias pelangi
merah kuning hijau biru
memancarkan keindahan
yang serasa semu
karena sekarang ada kemudian tiada

akhirnya kau harus pergi
terlalu cepat bagi diri
rasanya baru kemarin
engkau hadir di sini

akhirnya kau harus pergi
mungkin dengan meniti pelangi
yang ada di langit pagi ini
dan secepat engkau datang
secepat itu juga dikau pergi

indahnya pelangi pagi
yang mengiringi dirimu pergi
akan muncul suatu saat nanti
namun kali ini tanpa dirimu lagi

Senin, 03 Mei 2010













kau baru saja berkelebat
dan hilang di balik pintu
harum wangimu
masih melayang di sini
gema suaramu
pun masih tertinggal di sini
riang mengiang
kadang sendu mendayu
dan akhirnya
diakhiri lengking tinggi
melenting ke angkasa
membawa segala rasa

aku tertinggal di sini
dan masih menyimpan perih di hati
mengapa hanya pilu yang ada
ketika seharusnya amarah membara di hatiku
tiada mungkin aku menyakitimu
karena itu berarti
aku sendiri menyakiti diriku

pilu aku
karena telah menumbuhkan rasa itu
di hatimu
karena harusnya
hanya rasa bahagia
yang pantas ku tumbuhkan di hatimu
dan karena itu
berartilah adaku

mas ku


mas ku
kamu harus tahu
hanya kamu mas ku
tiada yang lain
dan aku mau
hanya aku di hatimu
di cintamu
jangan ada yang lain
aku mau hanya aku
dan hanya aku
di dalam hatimu
seperti juga
hanya ada kamu
di dalam hatiku...
sebenarnya
aku akan bercerita
tentang indahnya mimpiku semalam

sebenarnya
aku akan bercerita
tentang indahnya hujan malam hari
ketika hari mulai sepi
dan aku merasakan kau di sini
di tengah hujan yang sepi

sebenarnya
aku akan bercerita
tentang syahdu malam-malamku
yang selalu tak lepas
dari bayang-bayang akan mu

tak kusangka
hanya kesedihan pada akhirnya....

Jumat, 30 April 2010

adamu adalah tiada


adamu adalah tiada
tiadamu adalah ada
maya mu adalah nyata
dan nyata mu adalah maya

ini bukan sekedar permainan kata
karena ada hati yang berbicara
bicara cinta
konon bisa sangat membara
membakar diri
merobek hati
mengalirkan peluh
dan jerit tangis tanpa suara

ini bukan permainan belaka
karena salah-salah bisa terjerumus menjadi nestapa
ini bukan permainan belaka
karena hati bukan barang mainan
karena cinta bukan rasa untuk dipermainkan

ketika adamu adalah tiada
maka maya mu adalah nyata
dan nyatamu adalah maya....

akankah maya menjadi nyata
atau nyata menjadi maya

antar maya dan nyata
antara ada dan tiada
ada namun tak teraba
terasa namun tanpa raba